Rabu, 12 September 2012

Hukum Islam mengenai Wajib, Sunah, Haram, Makruh, Mubah


Hukum Islam: Wajib, Sunah, Haram, Makruh, Mubah

Hukum Islam yang biasa disebut juga syara' terbagi menjadi:

a. Wajib (Fardlu)
 
Wajib adalah suatu perkara yang harus dilakukan oleh pemeluk agama islam yang telah dewasa dan waras (mukallaf), di mana jika dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan akan mendapat dosa. 

Definisi wajib atau pengertian Fardhu adalah suatu keharusan. Pengertiannya adalah segala perintah yang harus dikerjakan
Contoh : solat lima waktu, pergi haji (jika telah mampu), membayar zakat, dan lain-lain.


Wajib terdiri atas dua jenis/macam :
- Wajib 'ain adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua orang muslim mukalaf seperti sholah fardu, puasa ramadan, zakat, haji bila telah mampu dan lain-lain.

Fardhu Aini suatu ketetapan yang harus dikerjakan oleh setiap muslim, antara lain shalat lima waktu, shalat jumat, puasa wajib di bulan ramadhan dan lain sebagainya.
 
- Wajib Kifayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim mukallaff namun jika sudah ada yang malakukannya maka menjadi tidak wajib lagi bagi yang lain seperti mengurus jenazah.

Fardhu Kifayah merupakan suatu ketetapan yang apabila sudah dikerjakan oleh sebagian orang muslim, maka orang muslim lainnya terlepas dari kewajiban itu. Akan tetapi jika tidak ada yang mengerjakannya maka berdosalah semuanya.
 

b. Sunnah/Sunnat
 
Sunnat adalah suatu perkara yang bila dilakukan umat islam akan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan tidak berdosa. 

Sunnat merupakan suatu perkara yang bila dilakukan akan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan tidak berdosa.
Contoh : sholat sunnat, puasa senin kamis, solat tahajud, dan lain sebagainya.
 
Sunah terbagi atas dua jenis/macam:
- Sunah Mu'akkad adalah sunnat yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW seperti shalat ied dan shalat tarawih.
 
- Sunat Ghairu Mu'akad yaitu adalah sunnah yang jarang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti puasa senin kamis, dan lain-lain.
 

c. Haram
 
Haram adalah suatu perkara yang mana tidak boleh sama sekali dilakukan oleh umat muslim di mana pun mereka berada karena jika dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di neraka kelak.

Haram merupakan suatu perkara yang mana tidak boleh sama sekali dilakukan oleh umat muslim di mana pun mereka berada karena jika dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di neraka kelak.
Contohnya : main judi, minum minuman keras, zina, durhaka pada orang tua, riba, membunuh, fitnah, dan lain-lain.
 

d. Makruh
 
Makruh adalah suatu perkara yang dianjurkan untuk tidak dilakukan akan tetapi jika dilakukan tidak berdosa dan jika ditinggalkan akan mendapat pahala dari Allah SWT. 
Contoh : posisi makan minum berdiri, Makan petai atau sesuatu yang berbau dan sebagainya.
 

e. Mubah
 
Mubah adalah suatu perkara yang jika dikerjakan seorang muslim mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak mendapat pahala.

Mubah adalah suatu perkara yang jika dikerjakan seorang muslim mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak mendapat pahala.
Contoh : makan dan minum, belanja, bercanda, melamun, dan lain sebagainya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PRODUK BANK DASAR BANK UMUM KONVENSIONAL

Bank Umum yang selanjutnya disebut sebagai Bank adalah  bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau melaksanakan kegiatan...